Potensiometri

Posted: Mei 28, 2012 in Uncategorized

Literatur : Vogel- kimia analisis kuantitatif anorganik

Pengantar

Seperti yang telah di paparkan pada bagian potensial elektrode, bila sepotong logam M dicelupkan ke dalam suatu larutan yang mengandung ion logam Mn+, maka terjadilah suatu potensial elektrode, yang nilainya diberikan oleh persamaan Nernst sebagai

E = EӨ + (RT / nF) In aMn+

Dengan EӨ suatu potensial elektrode standar yang konstan dari logam itu. E dapat diukur dengan menggabungkan elektrode itu dengan elektrode rujukan ( biasanya adalah elektrode kalomel jenuh),dan mengukur e.m.f dari sel terbentuk. Jadi dengan mengetahui Er  elektrode rujukan dapatlah nilai potensial elektrode E dihitung, dan jika potensial elektrode standar EӨ dari logam itu diketahui, dapatlah aktifitas elektron logam aMn+ dalam laarutan itu di hitung. Untuk larutan encer aktifitas ion yang diukur itu dapat dikatakan sama dengan konsentrasi ion, dan untuk larutan yang lebih pekat, yang koofesien aktifitasnya diketahui., dapatlah aktifitas ioan terukur itu diubah menjadi konsentrasi padananya.

Prosedur penggunaan pegukuran tunggal potensial elektrode ini untuk menetapkan konsetrasi suatu spesi ion dirujuk sebagai potensiometri langsung. Elektrode yang potensialnya bergantung pada konsentrasi ion yang akan ditetapkan disebut elektrode indikator, dan bila ion yang akan ditetapkan itu langsung terlibat dalam reaksi elektrode (lihat contoh di atas), dikatakan elektrode itu adalah elektrode macam pertama. Juga mungkin dalam kasus kasus yang sesuai untuk mengukur dengan potensiometri langsung, konsentrasi ion yang tidak langsung berrurusan dalam reaksi elektrode. Ini melibatkan menggunakan elektrode macam kedua, suatu contoh adalah perak perak klorida yang terbentuk dengan menyalut kawat perak dengan perak klorida; elektrode ini dapat digunakan untuk mengukur konsentrasi ion klorida dalam larutan.

Kawat perak dianggap sebagai elektrode perakdengan potensial yang diberikan oleh persamaan nernst sebagai

E = EӨ Ag + (RT / nF) In aAg+

Ion perak yang terlibat diturunkan dari perak klorida, dan dengan asas hasil kali kelarutan aktifitas ion-ion ini akan diatur oleh aktifitas ion klorida.

aAg+ = Ks(AgCl) / aCl

jadi potensial elektrode dapat dinyatakan sebagai

E = EӨ Ag + (RT / nF) In Ks(AgCl) / aCl

dan jelas ditentukan oleh ion klorida,sehingga harga ion klorida ini dapat disimpulkan dari potensial elektrode yang di ukur.

Dalam persamaan Nernst faktor RT/nF melibatkan tetapan-tetapan yang diketahui, dan dengan mencakup faktor konversi logaritma (2,303), faktor ini akan menjadi besar 0,0591 pada 25 derajad C dan bila n=1. Jadi untuk semua logam bervalensi satu, perubahan akvifitas ion menjadi sepuluh kali, akan mengubah potensial elektrode kira- kira sebanyak 60 milivolt, sedang bila logam itu bilvalen, perubahan aktivitas sepuluh kali itu akan mengubah potesial elektrode kira-kira sebanyak kira-kira 30 milivolt, dan dengan demikian untuk mencapai ketepatan sebesar 1% dalam harga dalam harga yang ditetapkan untuk konsentrasi ion oleh potensial langsung., potensial elektrode itu harus dapat diukur dengan kecermatan 0,26 mVuntuk ion bervalensi satu, dan kecermatan 0,13 mV untuk logam bervalen.

Suatu ketidakpastian masuk ke dalam pengukuran e.m.f oleh potensial pertemuan cairan yang terjadi pada antar muka antara dua larutan, satu termasuk pada elektrode pembanding dan yang lain termasuk pada elektrode indkator. Potensial pertemuan cairan ini sebagian besar dapat dihapuskan jika satu larutan mengandung kalium klorida atau amonium nitrat dengan konsentrosi tinggi; elektrolit-elektrolit ini mempunyai konduktifitas ionik kation dan anion yang hampir sama.

Salah satu cara untuk mengatasi potensial pertemuan cairan adalah dengan mengantikan elektrode rujukan dengan suatu elekreode yang tersusun dari suatu larutan yang mengandung kation yang sama seperti larutan yang diuji, tetapi dengan konsentrasi yang diketahui, dan batang logam yang sama yagn digunakan dalam elektrode idikator: dengan perkataan lain yang disusun olelh sebuah sel konsetrasi. Aktivitas ion logam dalam larutan uji diberikan oleh

Sebagai penghalus lebih lanjut dari prosedu ini, asal saja dimulai dengan suatu larutan yang mengandung konsentrasi ion yang lebih besar dari pada konsentrasi dalam larutan yang sedang diukur, maka dengan proses pengenceran yang tepat dari larutan standar itu, dapatlah konsentrasinya disesuaikan menjadi sama dengan konsentrasi dalam larutan uji. Proses ini akan disertai oleh menurunnya secara bertahap e.m.f sel akan menjadi nol; prosedur ini disebut potensiometri titik nol.

Memiliki nasalah-masalh yang dikaitkan dengan potensiometri langsung seperti diuraikan di atas, perhatian banyak diarahkan prosedur titrasi potensiometri sebagai suatu metode analitik. Seperti tersirat oleh nama itu, ini adalah prosedur titrasi dalam mana dilakukan pengukuran potensiometrik untuk menetapkan potensiometrik untuk menetapkan titik akhir. Dalam prosedur ini yang diperhatikan adalah perubahan potensial kimia, bukannya nilai yang tepat untuk potensial elektrode dengan suatu larutan tertentu, dan dalam  keadaan ini pengaruh potensial pertemuan cairab diabaikan. Dalam titrasi semacam itu, perubahan e.m.f sel terjadi paling cepat disekitar titik akhir, dan seperti akan di jelaskan kemudian (lokasi titik akhir).berbagai metode dapat digunakan untuk memastikan titik pada mana laju perubahan potensial adalah maksimum: ini adalah titik akhir titrasi.

lanjutan . . .
1.  
Elektrode rujukan
2.  
Elektrode indikator
3.  
Elektrode peka-ion

 

Komentar
  1. […] potensiometri dapat dilakukan menggunakan elektrode kaca dan pembanding kalomel jenuh, larutan jenuh kalim klorida […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s