Penetapan kadar aldehida minyak astiri

Posted: Juli 1, 2012 in Analist, Farmakope III, Monografi umum

Literatur : Farmakope Indonesia III

 

PENETAPAN KADAR ALDEHIDA MINYAK ATSIRI

Kecuali dinyatakan lain, timbang seksama 1 g, masukkan ke dalam tabung kimia bersumbat kaca, diameter ± 25 mm dan panjang ±150 mm. Tambahkan toluen P dan 15 ml larutan hidroksilamina etanol (60%) P, kocok kuat-kuat, sambil dikocok titrasi segera dengan kalium hidroksida 0,5N dalam etanol (60%)P hingga warna merah berubah menjadi kuning. Lanjutkan pengocokan dan titrasi hingga lapisan bawah tetap tetap berwarna kuning nyata setelah dikocok kuat-kuat selama 2 menit dan biarkan memisah, titrasi selesai dalam waktu ± 15 menit.

Cara ini memberikan hasil yang mendekati kadar aldehida yang sebenarnya. Untuk memperoleh hasil yang seksama, ulangi penetapan kadar dengan cara yang sama; titik akhir titrasi ditetapkan jika telah diperoleh warna yang sama dengan warna larutan yang diperoleh dari hasil titrasi pertama yang telah ditambah 0,5 ml kalium hidroksida 0,5N dalam etanol (60%) P.

Hitung kadar aldehida dari hasil titrasi kedua.

 

PENETAPAM KADAR ESTER MINYAK ATSIRI TERASETILASI

Campur dan dinginkan dalam es 10 ml minyak atsiri yang telah dikeringkan dengan  magnesium sulfat anhidrat P dengan 20 ml dimetilanilina P, tambahkan 8 ml asetilklorida P dan 5 ml anhidrat asetat P, biarkan selama 5 menit angkat, biarkan selama 30 menit pada suhu kamar dan akhirnya selama 3 jam pada suhu 39º sampai 41º. Cuci campuran dengan pengocokan selama 30 menit berturut-turut dengan larutan berikut: 2 kali tiap kali dengan 75 ml larutan natrium sulfat P 20% b/v hingga cairan cucian tidak menjadi keruh setelah dialkaliskan terhadap kertas lakmus P menggunakan larutan natrium bikarbonat P  5% b/v dalam larutan natrium sulfat P 20% b/v akhirnya cuci 2 kali, tiap kali dengan 25 ml larutan natrium sulfat P 20% b/v. Keringkan minyak terasetilasi dengan 3 gram magnesium sulfat anhidrat P, saring. Tetapkan bilangan stor ester menurut cara yang tertera pada penetapan bilangan ester.

Penandaan. Harus juga tertera : 1. “Obat luar”. 2. “Kocok dahulu”.

 

PENETAPAN KADAR KALVON MINYAK ATSIRI

Keculai dinyatakan lain, timbang seksama 1,5 g, masukkan ke dalam tabung kimia bersumbat kaca, diameter ± 25 mm dan panjang ± 150 mm. Tambahkan 10 ml larutan hidroksilamina etanol (90%) P. Titrasi dengan kalium hidroksida etanol 1 N hingga warna merah berubah menjadi warna kuning. Panaskan tabung di atas tangas air pada suhu antara 75º dan 80º selama 40 menit, setiap 5 menit netralkan asam bebas yang terjadi dengan kalium hidroksida etanol 1 N, lanjutkan titrasi hingga larutan berwarna kuning jelas. Cara ini memberikan hasil yang mendekati kadar karvon yang sebenarnya. Untuk memperoleh hasil yang seksama, ulangi penetapan kadar dengan cara yang sama; titik akhir titrasi ditetapkan jika telah diperoleh warna yang sama dengan warna larutan yang diperoleh dari hasil titrasi pertama yang telah ditambahkan 0,5 ml kalium hidroksida etanol 1 N. Hitung kadar karvon dari hasil titrasi kedua.

1 ml kalium hidroksida etanol 1 N setara dengan 151,4 mg karvon

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s